gome's Profile on Ping.sg 

GoMe Computer on Facebook
W3 Directory - the World Wide Web Directory
  • 04Jan

    GoMe Computer.com | Update Free Download Buku Membongkar Gurita Cikeas Full Version dalam format e-book pdf setebal 183 halaman telah tersedia link Downloadnya. Buku ini adalah update dari artikel sebelumnya Free Download Ebook Membongkar Gurita Cikeas bagi yang suka download serba gratis silahkan download di akhir artikel postingan sekarang saya mau cerita dulu tentang buku e-book ini.

    Begini ceritanya menurut berita yang saya kutib dari Detik.com silahkan baca - baca dulu untuk pemanasan sebelum download dan jangan lupa sesudah membaca berita dibawah ini baca juga berita menarik seputar kontes seo Astaga.com lifestyle on the net yang diadakan astaga.com Reborn dan baca juga Festival Museum Nusantara yang diadakan kemuseumyuk.com tujuan kontes seo ini adalah lebih menggalakan wisata ke Museum - museum di Taman Mini Indonesia Indah TMII, OK selamat Mambaca.

    Kontroversi yang dimunculkan buku ‘Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century‘, tampaknya belum akan surut. Pasalnya, belum lagi usai debat soal kemungkinan penarikan karya George Junus Aditjondro itu dari peredaran, telah muncul lagi isu baru yang tak kalah menyentak. Gurita Cikeas dalam waktu dekat bakal punya tandingan. Buku itu dikeluarkan oleh yayasan milik Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sosok yang paling disorot dalam buku George itu. Semacam pembelaaan diri!

    Juru Bicara Kepresidenan Julian Adrian Pasha di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (28/12) mengatakan, kemungkinan kea rah itu tidak tertutup. “Saat ini memang telah dijajaki. Namun buku ini murni dikeluarkan oleh yayasan. Presiden sama sekali tidak ikut campur,” katanya.

    Yayasan-yayasan di sekeliling SBY ini memang berkepentingan untuk “membela diri”. Sebabnya, dalam bukunya, George menunjuk sejumlah yayasan di sekitar SBY sebagai penerima dialiri dana untuk kepentingan Pemilu 2009. Yayasan-yayasan tersebut adalah Yayasan Puri Cikeas, Yayasan Mutu Manikam Nusantara, Majelis Dzikir SBY, dan Yayasan Kepedulian dan Kesetiakawanan.

    Julian dalam kesempatan itu sekali lagi menegaskan, SBY mengaku prihatin dengan fitnah yang sedang melanda dirinya. “Kalau itu tidak berdasarkan fakta, apakah itu bukan disebut fitnah? Jadi penulis harus menanggapi apakah yang dikatakan atau ditulis itu benar atau tidak,” ujarnya.

    Perkembangan ini ditanggapi serius ekonom yang juga mantan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Faisal Basri. Menurutnya, sikap SBY terlalu berlebihan – over reactive dan sensitive. “Terutama jika sudah menyentuh diri pribadi dan keluarganya. Kalau masalah Bank Century, misalnya, reaksinya tak secepat ini,” kata Faisal Basri di Solo, kemarin.

    Seharusnya, imbuh Faisal, apabila isi buku tersebut memang berisi fitnah, diajukan ke proses peradilan. Dia mencontohkan, di Singapura banyak yang memfitnah pemerintah.Karena tidak terbukti, maka pihak tersebut harus mengganti rugi kepada pemerintah. Sehingga, yang memfitnah tersebut bangkrut karena harus membayar ganti rugi kepada pemerintah.

    Jangan Larang

    Terkait adanya indikasi pelarangan peredaran ‘Gurita Cikeas‘ dewan pers ikut angkat bicara. Mereka mewanti-wanti SBY agar jangan sampai mengeluarkan kebijakan tersebut. “Ada keraifan cina yang mengatakan dari kegelapan akan muncullah terang. Oleh karenanya, gunakanlah buku itu untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa Indonesia menjadi lebih baik dengan dipimpin olehnya (SBY – red),” kata Wakil Ketua Dewan Pers Leo Batubara di Jakarta, kemarin. Dengan begitu, tambahnya, SBY sekaligus bisa membuktikan kepada masyarakat dan terutama George Aditjondro bahwa tudingan-tudingan di buku itu keliru.

    Ray Rangkuti memandang buku George dari sisi berbeda. Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia ini mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menindaklanjuti data yang terdapat dalam buku.

    Ray memandang isi buku dapat memengaruhi hasil pemilihan umum (pemilu) presiden lalu. “Data dalam buku itu harus disikapi oleh KPU dengan data-data dan audit yang mereka buat,” katanya di Jakarta, kemarin.

    Sebelumnya Ray menilai temuan yang dipaparkan Aditjondro luar biasa. Menurut dia, ada tiga pola pengumpulan dana ilegal yang diungkapkan alumnus Cornell University itu. “Yang pertama pengusaha hitam, dana asing, dan BUMN. Jika Demokrat dan tim sukses presiden SBY memang benar-benar menerima dana dari tiga pihak tersebut, berarti mereka berbuat melawan hukum. Sanksinya adalah didiskualifikasi dari hasil pemilu, kemenangannya dicabut,” tandas Ray.

    Buku ‘Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century’ ini sendiri pada dasarnya belum diluncurkan secara resmi. Peluncuran baru dilakukan secara terbatas di Yogyakarta. Rencananya, peresmian digelar pada Rabu (30/12) besok di Doekoen Cafe, Graha Permata Pancoran, Blok A, Pancoran, Jakarta. Sejauh ini, memang masih sangat sulit mendapatkan buku ini di pasaran.

    Sumber berita: DETIK – VIVA | GLOBAL | JAKARTA
    Sumber Referensi : http://bonek.bajulijo.com/kontroversi-buku-membongkar-gurita-cikeas-di-balik-skandal-bank-century

    Download


    Posted by GoMe Computer @ 9:33 pm

    Tags: , , , ,

One Response

WP_Cloudy

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.